Apa itu cryptocurrency?

  • 05/11/2019
  • cryptocurrency

Cryptocurrency merupakan mata uang digital. Berbeda dengan mata uang konvensional pada umumnya, cryptocurrency digunakan untk transaksi secara virtual dan berbasis jaringan internet. Cryptocurrency dilindungi oleh sandi-sandi yang cukup rumit. Cryptocurrency bersifat desentralisasi artinya tidak ada pihak perantara dalam setiap transaksi yang dilakukan. Transaksi pembayaran yang dilakukan bersifat peer-to-peer langsung antara pengirim dan penerima. Meskipun demikian, seluruh transaksi yang dilakukan tetap tercatat dalam sistem yang ada pada jaringan cryptocurrency. Pencatatan dilakukan oleh penambang cryptocurrency dan akan mendapat komisi berupa uang digital yang dipakai.

Karena bersifat desentralisasi, cryptocurrency membutuhkan komputer dengan spesifikasi khusus dan canggih. Umumnya menggunakan platform Blockchain agar mata uang digital dapat digunakan untuk bertransaksi. Kita bisa memahami Blockchain seperti buku besar yang berisi basis data, siapa saja bisa mengakses platform ini meskipun sama sekali tidak melakukan transaksi uang virtual.

Saat ini ada beberapa Cryptocurrency yang digunakan seperti, Ethereum, Litecoin, Ripple, Monero, dan yang paling populer adalah Bitcoin dan masih banyak lagi.

Keberadaan cryptocurrency di Indonesia

Meski sudah cukup banyak masyarakat Indonesia yang memahami apa itu cryptocurrency, sayangnya keberadaan mata uang digital ini mendapat penolakan keras dari pemerintah pusat. Bahkan cryptocurrency bukan alat pembayaran yang sah di dalam negeri. Hal ini didasarkan peraturan Undang-Undang No. 7, Pasal 1 Ayat 1, tahun 2011, bahwa alat pembayaran yang diterima di Indonesia hanya menggunakan mata uang Rupiah.
 
Meski transaksi menggunakan cryptocurrency mendapat larangan dari pemerintah pusat, keberadaan mata uang digital ini di Indonesia bukanlah hal yang ilegal. Pemerintah pusat melalui Bank Indonesia menyarankan jika cryptocurrency dapat disimpan maupun diperjualbelikan sebagai aset namun dengan risiko yang harus ditanggung sendiri. Dibuktikan dengan izin didirikannya Bitcoin Indonesia yang kini telah berganti nama menjadi Indodax (Indonesia Digital Asset Exchange).
 
Namun, untuk kamu yang tertarik untuk berinvestasi dengan cryptocurrency, sejak  Februari 2019 sudah ada peraturan hukum yang memayungi segala aktivitas tersebut. Dikeluarkan oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia, melalui peraturan No. 5 Tahun 2019 yang mengatur tentang teknis penyelenggaraan pasar fisik aset kripto di bursa berjangka.
 
Hebatnya lagi, sejak Mei 2018, Indonesia memiliki mata uang cryptocurrency sendiri bernama Cyronium yang membidik penambang yang berasal dari pebisnis UKM guna meningkatkan omzet bulanan mereka. Nilai kapitalisasi pasar Cyronium di akhir tahun 2018 bahkan sudah menyentuh angka Rp29,4 juta. Nilai ini terus mengalami peningkatan fluktuatif setiap harinya.
 
 

Our Contact

RUKO D'SMART MARKET
No. E09 TELAGA MAS
BEKASI UTARA
Phone: (021) 8897 5094, (021) 9900 6251
Email
info@birrulwalidain.co.id